Pages

Sunday, February 16, 2014

Karena Kita Kurang Bersyukur





Bersyukur adalah suatu perbuatan yang sangat menenangkan jiwa dan di sukai Allah. Dengan bersyukur hati akan terasa tenteram dan menghindarkan kita akan gelap mata dunawi.
Negeri kita di terpa bencana yang tak kunjung habisnya mulai dari meletusnya gunung sinabung, banjir bandang yang menyusahkan manusia hingga letusan gunung Kelud yang abunya terbang hampir merata di Selatan Pulau Jawa. Letusan ini merupakan letusan yang hebat dan mematikan. Mengapa? Karena letusan ini merupakan lanjutan dari erupsi tahun 2007 silam. Jika pada tahun 2007 erupsi menyebabkan terbentuknya kubah hasil dari pembekuan magma di pucuk gunung, tahun 2014 ini letusan yang dahsyat dapat melemparkan kubah tersebut ke angkasa sejauh 17 km yang abunya di perkirakan sebanyak 200juta meter kubik. Pada saat itu angin bertiup ke arah barat daya yang menyebabkan daerah jogja dan sekitarnya terkena abu yang tebal.
Yang jadi topik disini adalah bersyukur. Lihat kita yang sehari hari aman aman saja tidak terkena bencana apapun tidak bersyukur. Orang - orang yang terkena musibah abu vulkanik selalu berdoa dan berharap agar di turunkan hujan untuk mengurangi abu yang beterbangan. Betapa hujan sangat penting dalam hal ini yang tidak pernah kita syukuri dan betapa nyaman kondisi tenteram kita yang tidak pernah kita syukuri. Setiap hari masyarakat Jogja selalu mengeluh kapan abu vulkanik ini teratasi, tetapi apa daya hanya Allah lah yang dapat enurunkan hujan untuk membersihkan abu ini. Sungguh luar biasa nikmat Allah yang tidak pernah kita syukuri. Akibat abu tersebut maka perekonomian dan kegiatan sehari hari di Jogja berkurang lebih dari 50%, apa yang terjadi? Kelangkaan, penyakit, dan kebingungan terjadi dimana mana, padahal Allah hanya menghentikan nikmatnya dalam beberapa hari supaya kita mau berpikir dan berusaha mengatasi abu vulkanik ini. Mungkin 1000 orang bekerja membersihkan abu di jalanan seharian tidak akan dapat menandingi hujan yang di turunkan Allah dalam 1 jam. Lagi-lagi maha besar Allah yang sepantasnya kita sadari dan kita syukuri bersama.
Masihkah kurang tanda tanda kebesaran-Nya?

No comments:

Post a Comment